Blog Image

Blog

Makanan, Makanan, Makanan....

June 29, 2018

"Udah makan belum?"

Untuk orang Indonesia, kegiatan makan adalah acara favorit untuk dinikmati bersama orang-orang terdekat. "Ngafe yuk!" "Jajan ke sana dulu yuk, sebelum makan malam!" "Eh udah coba belum, restoran baru itu?" Rasanya topik tentang makanan tidak pernah habis.

Kalau makannya salad sayur dan buah, sih, tidak apa-apa... tapi kalau makannya nasi Padang, opor ayam, ketupat laksa, ditambah bakwan goreng dan martabak asin? Hasilnya adalah oily food overload!

Sebetulnya apa saja sih efek buruk dari makanan berminyak?

  1. Makanan berminyak memberatkan kerja sistem pencernaan kita: lemak memerlukan waktu yang lebih lama untuk dicerna oleh tubuh kita, dan diperlukan lebih banyak enzim pencernaan untuk memecah lemak.
  2. Membuatmu lebih sering ke toilet: BAB yang lembek atau berminyak adalah salah satu efek samping dari makanan yang masuk ke usus sebelum tercerna sempurna.
  3. Mengacaukan kerja bakteri baik di perut: kebanyakan makanan berminyak tidak mengandung lemak sehat yang didapati pada alpukat, ikan, atau extra virgin olive oil. Keseimbangan kadar asam lemak tubuh dikacaukan dan kondisi bakteri baik di perut pun melemah, sehingga menurunkan kinerja hormon dan daya tahan tubuh.
  4. Makanan berminyak bisa menimbulkan jerawat: jerawat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon dan/atau bakteri, jadi makanan berminyak mengakibatkan jerawat karena efek buruknya pada kondisi perut dan pencernaan kita
  5. Meningkatkan resiko penyakit jantung dan diabetes: untuk orang yang makan gorengan 4-6 kali setiap minggunya, resiko jantung koroner meningkat 23% dan resiko diabetes tipe II meningkat 39%. Kenaikan resiko itu tentunya lebih tinggi lagi bagi orang yang mengkonsumsi gorengan setiap hari.

Apalagi kalau ditambah kebiasaan jelek berikut ini, yang secara negatif mempengaruhi kesehatan masyarakat Indonesia:

  • Makan sambil beraktivitas lain: 86% orang Indonesia melakukan ini--bisa menyebabkan kenaikan asam lambung (GERD/maag), kembung, dan begah
  • Makan sambil jalan kaki: 70% dari masyarakat Indonesia mengakuinya--saat berjalan kaki otak akan memproses banyak hal lain, dan mengakibatkan sinyal lapar-kenyang tidak lancar dari otak ke perut
  • Makan tengah malam: 67% responden Indonesia sering makan tengah malam--selain bisa menaikkan berat badan, kebiasaan ini juga mengakibatkan problem tidur, sakit kepala ringan, dan GERD
  • Tidak makan pagi: 63% orang Indonesia berkata mereka sering melewatkan sarapan--makan pagi sebetulnya paling penting untuk aktivitas sehari-hari kita, supaya otak dan tubuh bisa berfungsi optimal dengan asupan energi yang cukup

Selain dengan mengurangi kebiasaan-kebiasaan jelek di atas, apa lagi yang bisa kita lakukan supaya kita tidak mengalami efek samping dari makan kebanyakan (atau kebanyakan makan masakan berminyak)?

Peek.Me Naturals Indi Blend adalah racikan khusus yang diformulasi untuk melancarkan pencernaan, terutama untuk mengurangi naiknya asam lambung akibat iritasi karena konsumsi makanan tertentu (makanan pedas, asam, kopi, teh, dll) dan untuk mengurangi rasa begah dan kembung. Dengan gerakan pijat memutar searah jarum jam di perut, Indi Blend akan mengoptimalkan fungsi pencernaan dan membantu tubuh kita memproduksi enzim lipase yang memecah molekul lemak menjadi lebih kecil untuk dicerna.

Tapi ingat, tetap harus menjaga kebiasaan makan yang baik ya Peek.Me Friends!