Blog Image

Blog

Kenali Tanda-Tanda Stres Berat

February 17, 2020

Sekitar dua tahun lalu, kami pernah menulis tentang stres dan bagaimana mengatasinya. Tapi, semakin ke sini justru sering teramati bahwa banyak di antara kita justru yang tidak menyadari… bahwa kita stres berat!

Sebenarnya, ini adalah hal yang wajar dan dapat dipengaruhi beberapa faktor. Pertama, karena kita merasa hanya sedang lelah dan fase hidup seperti ini adalah wajar. Kedua, karena kita pikir semua tanda-tanda stres yang dialami akan hilang dengan sendirinya. Ketiga, karena kita selalu dituntut untuk jadi manusia yang kuat dan tidak boleh mengeluh. Dan terakhir, karena kita terlalu stres justru kita jadi ngga sadar bahwa ini sudah di luar batas.


Padahal, stres itu penting banget lho untuk disadari (dan penting juga untuk tidak denial bahwa kita stres :p). Kenapa? Ya, supaya kita bisa meregulasi dan menanganinya. 

Jadi, supaya kamu bisa mewaspadai dan mulai meregulasi keadaan mental yang sebenarnya perlu dirawat, Peek.Me Naturals akan memberi kamu kisi-kisi yang menandakan kamu sedang stres berat ya!


Apa saja sih tanda-tanda bahwa kita stres dan kita ngga menyadarinya?

1. Sering Sebal karena Perilaku Orang Lain Terasa Menyebalkan

Pernahkah kamu merasa begini? Rasa-rasanya orang lain tidak melakukan hal yang di luar kebiasaan, tapi kenapa saya sebel banget ya dengan perilaku semua orang? Dalam bahasa gaulnya, senggol bacok mode on. Atau, kamu jadi lebih sering sinis dan nyinyir terhadap perkataan orang. Atau, kamu tidak bisa santai dalam menanggapi orang lain. Kemudian, kamu merasa malu karena sudah bereaksi berlebihan dan jadi menyalahkan diri sendiri.

Menurut Christine Porath, dosen di sekolah bisnis Georgetown University, hal ini terjadi karena kamu terlalu stres dan tidak punya kapasitas mental yang cukup untuk bisa menyadari bahwa kamu sedang berlaku tidak sopan terhadap orang lain, atau menyadari bahwa orang lain pun tersakiti dengan perilakumu. Masuk akal ya, karena banyak pikiran itulah kita jadi tidak cukup untuk menampung informasi baru ke dalam otak (dan perasaan).

 




2. Memikirkan Pekerjaan 24/7

Atau terobsesi memikirkan sesuatu yang membuatmu tidak lepas dari membahasnya di mana pun--entah itu saat nongkrong dengan teman, bercakap dengan sopir taksi online, atau tidak sengaja menyebutnya di hadapan pasangan atau anak. Hanya satu topik atau pekerjaan itu saja yang ada di kepalamu, bahkan saat orang lain sedang mengobrolkan hal yang lain. Obsesif sekali deh!

Nah, ini adalah tanda bahwa kamu kemungkinan sedang stres berat… karena saat pikiran terisi dengan satu hal atau pekerjaan secara terus-menerus, meski hanya berputar di kepala tanpa melakukan apa-apa, hal tersebut bisa membuatmu cemas, menghantui, dan membuatmu susah tidur. Bayangkan deh jadi teman bicara orang yang topik obrolannya itu-itu melulu…. Membosankan kan?



3. Terlalu Cemas Ingin Produktif, Sehingga Jadi Tidak Produktif

Berhubungan dengan poin sebelumnya, setelah memikirkan hal yang sama berulang-ulang dan saatnya tiba untuk mengeksekusinya… kamu malah tidak bisa fokus dan menghasilkan apa-apa. Ini adalah situasi yang membuat frustrasi. Berbagai pikiran dan ide berlarian di kepala, tetapi kamu tidak bisa mengontrolnya dan menarik ujungnya. Harus mulai dari mana ya? Sehingga, lingkaran setan itu dimulai: ada banyak hal yang harus dilakukan, tetapi cemas bahwa kamu tidak akan bisa menyelesaikannya, sehingga malah jadi tidak selesai deh pekerjaannya. Hm.



4. Kamu Kesulitan Tidur

Atau bahkan tidak bisa tidur sama sekali. Padahal, kamu menyadari bahwa tubuh dan pikiranmu lelah sekali. Namun, saat sudah berada di kasur, rasanya restless dan gelisah. Mata terpejam, tetapi perasaan ngantuk itu tidak membantumu terlelap. Kalaupun berhasil tidur, mungkin kamu sering terbangun. Kalaupun tidak terbangun, rasanya tidur tidak berkualitas, dan kamu bangun di pagi hari tidak merasa segar.

Menurut Lindsay Holmes, Wakil Editor Healthy Living di The Huffington Post, stres membuat pikiran kita penuh di malam hari dan menghambat sejumlah fungsi penting pada ingatan, perbaikan otot, dan mood. Kalau tidak diintervensi, hal ini bisa memburuk dan berujung pada insomnia kronis dan sistem kekebalan tubuh yang malfungsi.

 



5. Rasa Lelah di Seluruh Tubuh

Meski tidak sadar sedang stres, tubuhmu selalu menyadarinya, lho. Ketegangan akan berakumulasi di tiap otot tubuhmu, lho. Dari mulai tegang di leher, bahu, punggung, pinggul, sampai ke sakit kepala, dan lain-lain. Hal ini disebabkan oleh respons tubuh kita yang mengeluarkan hormon adrenalin dan kortisol (di antara berbagai hormon lainnya) saat kita merasakan ancaman. Selain itu, sistem pencernaan tubuhmu akan melambat, pembuluh darah menyempit, dan jantung berdegup lebih cepat. Jika aktivitas tubuh yang tak wajar ini berlangsung lama… bisa terbayang kan bagaimana bahayanya?

 


Jadi, sebelum kamu menerapkan hal-hal ini untuk membuang jauh-jauh stresmu, sadari dulu bahwa kamu sedang stres. Tidak usah malu, kita semua manusia! :)