Sering Bersin di Pagi Hari? Hati-Hati, Mungkin Kamu Terserang Rhinitis Alergi!

rhinitis alergi

Selain bersin, rhinitis alergi juga sering ditandai dengan hidung tersumbat, mata gatal dan berair, serta gatal di mulut dan tenggorokan.

Peek.Me Friends, apakah kamu sering bersin-bersin di pagi hari? Meskipun terkesan sepele dan sering dianggap tidak membahayakan, sebenarnya kondisi ini tidak bisa diabaikan begitu saja lho! Sering bersin di pagi hari bisa saja menandakan bahwa kamu terserang rhinitis alergi. Tapi sebelumnya, apa sih rhinitis alergi itu?

Melansir dari Healthline dan Alodokter, rhinitis alergi atau hay fever adalah peradangan yang terjadi di rongga hidung akibat adanya reaksi alergi. Peradangan ini terjadi karena hidung mengeluarkan respons berlebihan terhadap zat-zat alergen yang seharusnya tidak berbahaya, seperti debu, serbuk bunga, bulu hewan, atau spora jamur. Saat tubuh terpapar oleh alergen, sistem kekebalan tubuh merespons dengan memproduksi histamin, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gejala rhinitis alergi.

Baca juga: Bumil Batuk dan Pilek? Coba Atasi dengan Cara Alami Ini

Rhinitis Alergi

Penyebab dan Gejala Rhinitis Alergi

Rhinitis alergi sendiri bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu faktor internal maupun faktor eksternal. Namun yang pasti, faktor utama penyebab rhinitis alergi adalah adanya kelainan pada respons sistem imun terhadap zat pemicu alergi atau alergen. Adapun faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan rhinitis alergi pada seseorang yaitu:

  • Terpapar langsung oleh alergen seperti debu, serbuk sari, bulu hewan, spora jamur, atau tungau
  • Suhu udara yang dingin
  • Kondisi lingkungan yang lembap
  • Terpapar asap atau polusi udara
  • Terjadinya perubahan hormon akibat kehamilan atau menstruasi.

Selain bersin berulang kali, rhinitis alergi juga bisa ditandai oleh gejala-gejala lainnya. Gejala rhinitis alergi yang sering terjadi di antaranya adalah hidung gatal, mata berair, batuk, dan sesak napas. Beberapa orang juga bisa mengalami gejala lain seperti mata membengkak, gatal pada tenggorokan, dan muncul ruam pada kulit ketika mengalami rhinitis alergi. Selain itu, perasaan lemas dan sakit kepala juga bisa saja terjadi. 

Mencegah dan Mengatasi Rhinitis Alergi

Mencegah terjadinya rhinitis alergi dan meredakan gejala yang sudah terjadi bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti:

  • Menggunakan alat penyaring udara. Alat penyaring udara dapat membantu mengurangi jumlah alergen di udara.
  • Hindari alergen yang diketahui. Jauhi kontak dengan alergen yang dapat memicu reaksi rhinitis alergi, seperti bulu hewan, debu, atau serbuk sari bunga.
  • Selalu jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Bersihkan rumah secara teratur, jaga ruangan agar tidak pengap dan lembap, serta hindari menumpuk barang agar debu tidak terkumpul. Peek.Me Friends juga bisa membersihkan ruangan dengan vacuum cleaner untuk mengurangi paparan debu di udara.
  • Hirup inhaler Nora Ninos. Jika rhinitis alergi sudah telanjur terjadi, kamu bisa mengatasinya dengan menghirup inhaler Nora Ninos dari Peek.Me. Nora Ninos adalah inhaler alami dari yang mampu menghalau bersin-bersin, hidung gatal, meler, dan hidung tersumbat. Nora Ninos juga dapat membantu mengurangi gejala rhinitis alergi, serta melawan reaksi yang timbul setiap terekspos pada alergen pemicu. Inhaler ini aman untuk anak di atas 5 tahun dan ibu menyusui.

Peek.Me Friends juga bisa mencegah rhinitis alergi dengan selalu menggunakan masker saat berkegiatan di luar rumah, selalu membersihkan tubuh setelah bepergian, dan memandikan hewan peliharaan secara rutin. Jika gejala rhinitis alergi yang kamu rasakan tidak kunjung membaik dan semakin mengganggu, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter ya! 

Sumber:

Healthline

Alodokter

#HidupMenyeluruh #ArahKebaikan

Leave a comment

All comments are moderated before being published

Shop now

WE TAKE CARE OF YOU

Day and Night

Big and Small

Inside and Out